Selasa, 05 Oktober 2021

Cara Membuat Database Pada Ms Excel ~ Part 4

 

Normalisasi adalah teknik analisis data yg mengorganisasikan atribut-atribut data menggunakan cara mengelompokkan sebagai akibatnya terbentuk entitas yg non-redundant, stabil, & fleksible. Normalisasi dilakukan menjadi uji coba dalam suatu rekanan secara berkelanjutan buat memilih apakah rekanan itu telah baik, yaitu bisa dilakukan proses insert,update,delete, & modifikasi dalam satu atau beberapa atribut tanpa mensugesti integritas data pada rekanan tadi.

Pada proses normalisasi terhadap tabel dalam database bisa dilakukan menggunakan 3 termin normalisasi antara lain : Bentuk Normal ke Satu(1NF) Syarat : - Tidak terdapat set atribut yg berulang atau bernilai ganda. - Telah ditentukannya primary key buat tabel atau rekanan. - Tiap atribut hanya mempunyai satu pengertian. - Tiap atribut yg bisa memiiki poly nilai sebenarnya mendeskripsikan entitas atau rekanan yg terpisah. Bentuk Normal ke Dua(2NF) Syarat : - Bentuk data sudah memenuhi kriteria bentuk normal ke satu. - Atribut bukan kunci(non-key attribute) haruslah mempunyai ketergantungan fungsional sepenuhnya dalam primary key Bentuk Normal ke Tiga(3NF) Syarat : - Bentuk data sudah memenuhi kriteria bentuk normal ke dua. - Atribut bukan kunci(non-key attribute) nir boleh mempunyai ketergantungan fungsional terhadap atribut bukan kunci lainnya. Seluruh atribut bukan kunci dalam suatu rekanan hanya mempunyai ketergantungan fungsional terhadap primary key pada rekanan itu saja. Fungsi Normalisasi Database Pada ilmu database atau basis data, normalisasi dipakai buat menghindari terjadinya banyak sekali anomali data & nir konsistensinya data. Ini adalah funsi secara umum. Dalam beberapa perkara normalisasi ini sangat krusial buat menunjang kinerja database & memastikan bahwa data pada database tadi kondusif & nir terjadi kesalahan apabila menerima perintah SQL terutama DML yaitu update, insert, & delete. Perlu diketahui pada beberapa perkara Normalisasi database terkadang wajib diubah sebagai bentuk denormalisasi, terutama buat data yg sudah akbar & membengkak. Denormalisasi ini ditujukan buat menaikkan performance menggunakan meletakkan beberapa field sebagai satu tabel sebagai akibatnya gampang pada tarik. Denormalisasi ini acapkalikali dipakai buat menarik data yg akbar menurut database. Tujuan Normalisasi Database Tujuan normalisasi database merupakan buat menghilangkan & mengurangi redudansi data & tujuan yg ke 2 merupakan memastikan dependensi data (Data berada dalam tabel yg tepat). apabila data pada database tadi belum pada normalisasi maka akan terjadi tiga kemungkinan yg akan merugikan sistem secara keseluruhan. INSERT Anomali : Situasi dimana nir memungkinkan memasukkan beberapa jenis data secara pribadi pada database. DELETE Anomali: Penghapusan data yg nir sinkron menggunakan yg diharapkan, merupakan data yg harusnya nir terhapus mungkin ikut terhapus. UPDATE Anomali: Situasi dimana nilai yg diubah mengakibatkan inkonsistensi database, pada artian data yg diubah nir sinkron menggunakan yg diperintahkan atau yg diinginkan. Pengertian Primary Key, Secondary Key, Foregin Key Primary Key : Suatu nilai pada basis data yg dipakai buat mengidentifikasi suatu baris pada tabel. Nilai menurut primary key merupakan unik. Secondary Key : Setiap atribut menurut kandidate key yg nir terpilih menjadi primary key. Foregin Key : adalah sembarang atribut yg memilih pada primary key dalam tabel lain.

Contoh Normalisasi Database Wlijo

  • Halaman Point yakni Tabel Point

  • Halaman Voucher yakni Tabel Semua Voucher

  • Halaman Voucher yakni Tabel Voucher dari Toko

  • Halaman Pesan yakni Tabel Pesan


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Cara Membuat Database Pada Ms Excel ~ Part 8

    Normalisasi adalah teknik analisis data yg mengorganisasikan atribut-atribut data menggunakan cara mengelompokkan sebagai akibatnya ...